Cara Nulis Caption Instagram Yang Menjual

Hallo temen – temen..

Pada materi berikutnya kita akan belajar tentang bagaimana sih menulis caption yang menjual, agar produk yang dijual bisa laku keras.

Sebelum saya mengupas lebih dalam lagi teknik menulis caption yang menjual, kita bahas dulu nih, kenapa sih kamu mau ikut gabung di program dropshipper ini? Padahal program ini bayar loh 50rb hehe..

Pertama – tama saya tidak berfikir sebagai penjual. Kenapa? Karena kalau mindset penjual itu hanya mikir gimana produknya laku. Pahami konteks ini yaa.. ini ilmu basic banget, tapi banyak yang sering salah persepsi..

Jadi penjual itu berfikir gimana barangnya laku, akhirnya yang mereka tulis disitu semuanya keunggulan produk – produknya saja.. Salah? Enggak juga, tapi kamu perlu belajar mindset seorang pembeli.

Sekarang kita belajar dari mindset seorang pembeli. Ketika seseorang mau beli suatu produk, artinya dia membutuhkan produk tersebut. Simpelnya, dia punya PROBLEM (MASALAH) dalam dirinya, sehingga dia butuh produk tersebut.

Sepakat yaa??

Jadi seseorang beli sebuah produk, karena dia punya problem dalam dirinya. Tugas kita adalah memberikan SOLUSI untuk problem mereka

Sampai sini paham yaah?? “Jangan berfikir mindset seorang penjual, tapi berfikirlah mindset seorang pembeli”

Kembali ke topik awal, ketika saya membuka program dropshipper. Yang saya lakukan adalah menganalisis problem. Apa sih problem orang di saat krisis sekarang ini?? Simpel pengen punya usaha sampingan

Dari situ apalagi muncul problemnya? Gak punya modal besar, takut stok barang, gak mau repot (instan), dan lain – lain sebagainya.

Nah ketika saya sudah dapat problemnya apa, saya mulai mencari solusinya. Apa solusi yang saya tawarkan??

Dengan gabung di program dropshipper maka kamu akan mendapatkan penghasilan 1-2jt/bln.

Nah kalau saya cuma nawarin solusi itu aja, mungkin dari 10 orang yang baca hanya 1 yang tertarik. Tapii.. saya menawarkan lagi sebuah offer (penawaran) yang sulit di tolak. Apa itu??

1. Private Consultant. Disini saya memberikan offer, dimana jika kamu gabung disini, kamu gak bakalan dibiarin bisnis sendiri. Tapi bakalan dibimbing sampai bisa jualan online.

2. Bisa cek stok online. Sebelum saya mutusin buat program dropshipper, saya harus berfikir gimana cara berfikir seorang dropshipper.

Gini, dropshipper adalah orang yang menjembatani transaksi antara supplier dengan customer.

Otomatis, mereka butuh selalu info stok barang yang ready dan kosong. Kebayangkan kalau dropshipper sudah capek jual – jualin barang kita, ternyata ada yang beli, eh terus ternyata pas ditanya ke supplier barangnya sudah kosong. Pasti kecewa banget..

Untuk itulah disini, kamu memiliki akses secara bebas untuk mengecek ketersediaan stok barang kita.

2 buah offer ini sudah cukup buat orang mau bergabung di program dropshipper.

Kenapa? Karena selain saya memberikan solusi atas permasalahan kamu, saya juga memberikan rasa aman dan nyaman kalau kamu disini itu bukan disuruh bayar – bayar aja. Tapi, dibimbing untuk bisa mahir jualan online

Akhirnya nilai 50.000 tadi tidak menjadi beban bagi dropshipper, karena mereka mendapatkan value (nilai) yang sesuai.

Dari sini kita belajar hal baru lagi bahwa, “tidak selamanya customer mencari produk termurah”

Ketika penjual memiliki produk yang mempunyai value (nilai) yang tidak dimiliki oleh produk lain, maka berapapun harga yang kamu tawarkan pasti produk itu dibeli. Saya sudah pratekkin ini..

Ini mindset yang harus pelan – pelan kamu rubah yaa. Kalau kamu masih berfikir harus jadi yang termurah, ya sudah jadi pekerja aja. Jangan jadi pengusaha.

Karena mindset seperti ini aja kamu gak bisa ubah, ya kamu gak bakalan bisa nerima pandangan – pandangan lain yang jauh lebih besar lagi.

Oke, sebenarnya dari cerita ini kita bisa dapat kesimpulan ya. Jadi sebelum kamu menulis caption apa, kamu harus cari problem terlebih dahulu dari market yang kamu target.

Saya ambil contoh di kaos ini yaa. Dari yang sudah saya riset, bahwa banyak orang yang beli kaos punya problem seperti kerah mudah melar, warna gampang pudar, ukuran gak sesuai, kaos berbulu, dan masih banyak lagi.

Saya ambil contoh problem “kerah mudah melar”. Apa kira – kira headline (judul) caption yang bisa saya tulis?

Misalnya..

“Kaos anti melar, harga mulai dari 40rb an aja!!”

“Punya kaos tapi kerah gampang melar?? Ya, itu karena kamu gak pernah cobain kaos kita”

Nah mungkin nanti kamu bisa kembangin lagi yaa. Ingat bos kuh, berfikir jadi seorang pembeli. Cari problemnya apa, kemudian solve their problem.

Jadi tugas kalian sekarang, cari masalah apa – apa saja yang biasanya menjadi problem dari seseorang kalau mau beli sebuah produk.

Karena sekarang kita bicarain kaos, kamu bisa cari tau biasanya orang beli kaos pengennya yang kaos gimana? Terus mereka gak mau beli kaos, kalau kaosnya kenapa??

Gimana cara nyari taunya? TANYAK SAMA MARKET NYA LANGSUNG!!

Oke, tugas ini bisa kamu kumpulkan kapan saja ke saya melalui WA. Tapi materi bakalan terus berlanjut. Jadi saya gak mau nungguin yang belum beres atau yang gak mau serius dibimbing

See u guys…:)